Apa Beda Virus Corona Varian Delta dengan Delta Plus?

0
5

9NEWS- Virus corona atau covid-19 bermutasi dan menjadi pandemik dari pertengahan tahun 2019 sampai pertengahan 2021 ini. Hingga kini sudah ada 11 varian virus corona yang berhasil diidentifikasi dan diberi nama oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Kesebelas varian itu diberi nama sesuai alfabet Yunani, yaitu Alpha, Beta, Gamma, Delta, Epsilon, Zeta, Eta, Theta, Iota, Kappa, dan Lambda.

Terbaru, muncul virus corona varian delta dan varian delta plus. Apa beda virus corona varian delta dengan delta plus? Karena, kasus Covid-19 dengan varian virus corona Delta dan Delta Plus telah ditemukan di Indonesia.

Kasus Covid-19 dengan varian Delta Plus dilaporkan Satgas Covid-19 Provinsi Jambi. Juru Bicara Satgas Covid-19 Jambi, Johansyah, mengatakan, kasus varian Delta teridentifikasi dari sampel yang dikirimkan RS Raden Mattaher.

Rumah sakit tersebut mengirim 454 sampel ke Lembaga Biologi Molekuler Eijkman pada Juni 2021. Hasilnya, ada 7 orang yang terinfeksi varian Delta. Dari 7 orang itu, 2 orang terjangkit varian AY.1 atau varian Delta Plus.

Kasus Covid-19 dengan varian Delta Plus dilaporkan Satgas Covid-19 Provinsi Jambi. Juru Bicara Satgas Covid-19 Jambi, Johansyah, mengatakan, kasus varian Delta teridentifikasi dari sampel yang dikirimkan RS Raden Mattaher. Rumah sakit tersebut mengirim 454 sampel ke Lembaga Biologi Molekuler Eijkman pada Juni 2021. Hasilnya, ada 7 orang yang terinfeksi varian Delta. Dari 7 orang itu, 2 orang terjangkit varian AY.1 atau varian Delta Plus. Sedangkan 5 orang lainnya terjangkit varian AY.3.

Dikutip dari tayangan video WHO di Twitter, beda virus corona varian delta dengan delta plus adalah:

Gejala yang terkait varian delta meliputi: sakit perut, hilang selera makan, muntah, mual, nyeri sendi, dan gangguan pendengaran.
WHO menyatakan, varian Delta plus diperkirakan belum tersebar di banyak negara. Kemampuan menyebar lebih cepat oleh varian Delta plus terjadi akibat adanya mutasi pada protein virus.

Apa yang Membuat Varian Delta Lebih Berbahaya?

Menurut beberapa penelitian virus covid-19 varian delta plus ini memiliki karakteristik yang lebih tanggap dan cepat dibandingkan dengan varian lainnya. Hal ini terbukti dengan adanya catatan ilmuwan di India yang menemukan covid-19 varian delta plus memiliki viral load hingga 1.260 kali lebih tinggi.

Konsorsium SARS-CoV-2 Genomics India (INSACOG) yang mengurutkan genom virus SARS-CoV-2 saat ini juga terus mengikuti penyelidikan evolusi Delta Plus. Adapun INSACOG mencantumkan sejumlah kekhawatirannya tekait Delta Plus yakni:

  • Peningkatan transmisibilitas
  • Ikatan yang lebih kuat dengan reseptor sel paru-paru
  • Potensi pengurangan respons antibodi monoklonal.(RED)

BAGIKAN BERITA :