Capaian Vaksin Minim, Kabupaten Tangerang dan Bogor Dikeluarkan Dari Daerah Aglomerasi

0
12
Ilustrasi. (Foto: net/istimewa)

9NEWS- Kabar sedih datang dari Pemkab Tangerang. Pasalnya, Dari yang dipimpin Ahmed Zaki Iskandar ini dikabarkan dikeluarkan Luhut Binsar Pandjaitan dari daerah Aglomerasi Jabodetabek.

Diketahui, Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengeluarkan Kabupaten Tangerang dan Kabupaten Bogor dari wilayah Aglomirasi.

Hal ini terjadi karena, capaian vaksinasi Kabupaten Tangerang dan Bogor masih menghambat penurunan status level PPKM Jabodetabek.

Wilayah aglomerasi adalah kawasan perkotaan atau kabupaten yang saling terhubung dalam kesatuan wilayah. Berikut daftar wilayah aglomerasi yang bisa dilalui tanpa SIKM untuk perjalanan darat: Medan, Binjai, Deli Serdang, dan Karo. Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi (Jabodetabek)

Baginya, tidak masalah dikeluarkan, karena yang terpenting pihaknya akan terus berusaha mengejar target vaksinasi Covid-19 hingga 70 persen.

Dikonfirmasi terkait hal tersebut, Juru Bicara Satgas Kabupaten Tangerang, dr Hendra Tarmizi angkat bicara soal wilayahnya yang dikeluarkan dari Aglomirasi Jabodetabek.

“Ya (tidak masalah dikeluarkan), Kita tetap akan kejar target 70 persen,” kata Hendra santai.

Hendra mengakui, bila di wilayahnya pencapainnya vaksinasi baru mencapai 56,4 persen. Menurutnya, hal ini terjadi akibat banyak warga Kabupaten Tangerang yang telah divaksin Covid-19 di wilayah lain.

Kendati demikian, ia akan berusaha menargetkan vaksin Covid-19 hingga lingkup RT/RW.

“Kendalanya warga kita sebelumnya sudah divaksin di DKI, kota tangerang dan Tangerang Selatan, sehingga jadi ikut capai kota lain. (Kemudian) Data P-Care itu tetap masuk DKI, atau kota lain,” katanya.

“(Bahkan) DKI saat ini pencapaian 150 persen,” tambahnya.(RED)


BAGIKAN BERITA :