Dana PKH Dipangkas, Belasan Warga Kronjo Lapor Polisi

0
78

9NEWS- Belasan warga Desa Bakung, Kecamatan Kronjo melaporkan kasus dugaan penggelapan anggaran Program Keluarga Harapan (PKH) ke Unit Kriminal Khusus, Mapolresta Tangerang pada Kamis (29/04/2020) kemarin. Melalui kuasa hukumnya, Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Situmeang, belasan warga tersebut sepakat untuk membuka laporan secara resmi. Pasalnya, dugaan kasus penggelapan tersebut sudah berlangsung dari tahun 2018 silam.

Direktur utama LBH Situmeang, Anri Saputra Situmeang mengungkapkan, laporan yang ia layangkan tersebut ke Polresta Tangerang, untuk memperjuangkan hak warga atau Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang hampir dua tahun ini mereka menerima haknya selalu adanya dugaan pemangkasan.

“Hari ini saya resmi melaporkan pengaduan warga Desa Bakung Kecamatan Kronjo Terkait dugaan penggelapan dana PKH ke Polisi,” ujar Anri saat ditemui, Jumat (01/05/2020).
Laporan tersebut kata Anri, berdasarkan dari laporan warga yang merasa tidak menerima uang sebanyak yang tercatat di dalam buku tabungan.

Bahkan warga tidak menerima haknya dengan benar sejak tahun 2018 silam, karena warga tidak diikutsertakan setiap kali pengambilan uang bantuan sosial tersebut. Untuk di Desa Bakung sendiri, kurang lebih ada sekitar 449 KK penerima bantuan Program Keluarga Harapan (PKH).

PKH merupakan sebuah program dana bantuan tunai kepada keluarga miskin yang disalurkan oleh Kementerian Sosial. “Untuk di Desa Bakung sendiri diduga digelapkan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab,” imbuhnya.

Anri meminta kepada Pihak Polresta Tangerang agar secepatnya mengusut dan memproses secara hukum dugaan penggelapan bantuan yang diperuntukan bagi warga miskin ini. Sehingga ada efek jera bagi para oknum yang mencoba merampas hak warga miskin. Kejadian seperti ini tidak terus berulang di Kabupaten Tangerang.

“Saya harap warga Desa Bakung tetap bersabar, tetap jaga kesehatan di tengah mewabahnya Covid-19, dan juga meminta doanya agar kasus ini segera diproses oleh penegak hukum,” tandasnya.(RED)


BAGIKAN BERITA :