DPR RI Minta SIWO PWI Pusat Beri Masukan Terkait Olahraga Nasional

0
68

9NEWS- Yang mampu menyinari dunia ada dua, yakni matahari dan pers. Pendangan itu dilontarkan Komisi X DPR RI dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) dengan Seksi Wartawan Olahraga (SIWO) PWI Pusat.

“Pers jadi mitra, mata, hati dan telinga bagi kami, karena kami tidak bisa menjangkau yang tidak kami ketahui,” kata Agustina Wilujeng Pramestuti, Wakil Ketua Komisi X DPR RI.

Lebih lanjut dikatakan kehadiran negara dirasa kurang maka pers yang bertugas untuk memicunya.

Insan pers sangat dibutuhkan untuk membantu mengembangkan pembinaan olahraga.

Karena itu, kata Agustina, Siwo PWI Pusat patut mendapatkan peran yang strategis dalam membantu pemerintah.

“Peran media sangat penting. Publik patut mendapat kejelasan informasi. Ini titik tolak peran pers. Jadi Siwo Pusat patut mendapat tugas memberi masukan kepada pemerintah,” tuturnya.

Sementara itu, Anggota Komisi X DPR RI MY Esti Wijayanti menilai keterbukaan informasi tentang keolahragaan nasional sangat penting untuk perkembangan keolahragaan nasional, termasuk kaderisasi atau regenerasi para atlet.

“Kehadiran Siwo PWI Pusat dalam rangka menjaring masukan untuk pengayaan dalam penyusunan RUU Sistem Keolahragaan Nasional (SKN) yang saat ini tengah kami bahas bersama pemerintah. Karena berdasarkan pengalaman dan pengetahuan yang dimiliki Siwo PWI Pusat selama ini diharapkan mampu memberi kontribusi yang berguna bagi RUU SKN ini,” ujar Esti dari Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan.

Dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) di Gedung Nusantara 1, Senayan, Jakarta, Senin (8/11) itu dipimpin oleh Dr. Dede Yusuf Effendi. Mantan atlet taekwondo dan juga Wakil Gubernur Jawa Barat itu menyatakan pihaknya merasa perlu mendapat masukan dari Siwo PWI pusat yang dinilai sangat mengetahui dunia olahraga Indonesia.

“Karena itu kami mengundang Siwo PWI Pusat supaya kami mendapat masukan yang kredibel mengenai olahraga nasional yang sejauh ini prestasinya kurang berkembang sebelum kami merombak Undang-Undang (UU) tentang Sistem Keolahragaan Nasional (SKN),” ungkap Dede Yusuf ‘Macan’ Effendi.

Dalam RDUP yang bertajuk ‘Masukan Terhadap Isu Krusial/Permasalahan Keolahragaan’ diikuti 30 orang dari 52 Anggota Komisi X DPRI RI. Sedangkan pengurus Siwo PWI Pusat dihadiri oleh Gungde Ariwangsa (Ketua), Suryansyah (Sekretaris), Wina Setyawatie (Bendahara), Erly Bahtiar, dan Bambang Prihandoko (Anggota).

“Komisi X DPR RI mengapresiasi kepada Siwo PWI Pusat atas masukan dan paparannnya. Ini akan menjadi bahan pertimbngan kami dalam mengambil kebijakan Komisi X pada pembahasan Revisi Undang-Undang No. 3 Tahun 2005 Tentang Sistem Keolahragaan Nasional bersama pemerintah,” papar Dede Yusuf juga politikus Partai Demokrat.(NDI)


BAGIKAN BERITA :