Ingin Nikmati Jalan Tol Bisa Nyanyi, Ini Lokasinya di Indonesia

0
15

9NEWS- Siapa bilang jalan raya atau tol tidak bisa bernyanyi? jika ingin bukti silangkan sambangi tol Jalan Tol Trans Jawa. Tepatnya teknologi Singing Road dipasang operator jalan tol PT Jasamarga di tol Ngawi-Kertosono. Teknologi ini sebenarnya telah diterapkan di jalan-jalan berbahaya di Hungaria. Namun di Indonesia baru kali pertama diterapkan.

Teknologi ini dipasang di Jalan Tol Ngawi – Kertosono – Kediri Km 616, namun pada titik tersebut hanya terdapat dua nada saja. Selain itu ada teknologi Singing Road kedua berada di Km 644+200 B (arah Madiun-Solo) yang terdiri dari enam nada.

Enam nada yang terpasang ini menghasilkan nada lengkap, yaitu nada “happy birthday to you” atau selamat ulang tahun yang sudah dipasang dua pekan sebelum Hari Raya Natal 25 Desember 2019.

Singing Road Dibuat untuk Meningkatkan Keselamatan dalam Berkendara. Inovasi yang baru diterapkan di jalan tol ini ditujukan untuk meningkatkan keselamatan dalam berkendara. Jalan Tol Trans Jawa yang didominasi jalan lurus dapat membuat pengendara jalan tol lengah. Karena kondisi yang membosankan, rasa kantuk akan timbul saat melewati ruas jalan tol ini. Singing Road dipasang untuk mengembalikan fokus pengemudi agar dapat berkonsentrasi kembali.

Lokasi Singing Road di KM 616 dan KM 644+200 B dipilih berdasarkan hasil evaluasi di mana lokasi tersebut merupakan titik lelah pengendara, sehingga pengendara akan kurang fokus saat menyetir pada titik ini. Pemasangan Singing Road di Jalan Tol Ngawi-Kertosono-Kediri adalah upaya menekan jumlah angka kecelakaan lalu lintas. Karena setelah Singing Road dipasang, angka kecelakaan pada ruas tersebut berkurang.

Selain memasang Singing Road, Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) ini juga telah memasang rambu pemberitahuan sebelum melewati Singing Road agar pengendara tetap waspada. Saat ini Jalan Tol Ngawi-Kertosono-Kediri telah terpasang tiga rambu.

“Di 50 meter sebelum, 200 meter sebelum, dan 400 meter sebelum jalan bernada,” bunyi keterangan tertulis tersebut, Rabu (15/1/2020).

Tak hanya menambah fasilitas Singing Road, PT Jasamarga Ngawi Kertosono juga sudah menyiapkan fasilitas lainnya seperti mobile reader bila terjadi antrean di pintu tol, posko kesehatan, hingga rekayasa gerbang tol agar tidak tidak terjadi kemacetan.

Lantas apasih teknologi Singing Road ini sehingga bisa menciptakan alunan nada. Mengutip dari halaman BPJT Kementerian PUPR, Rabu (15/1/2020), singing road merupakan marka jalan berupa “Speed Trap” dengan ketebalan 3 milimeter.

“Rumbble Strip itu kemudian ditata dengan jarak berdekatan agar saat dilindas ban mobil akan terdengar suara hingga kabin,” bunyi keterangan tertulis tersebut.

Nada sangat jelas terdengar jika mobil bergerak dengan kecepatan 80-100 km per jam. Jika kecepatan mobil lebih atau kurang nada tersebut tidak akan terdengar dengan baik.(RED)


BAGIKAN BERITA :