Manfaatkan Lahan Tidur, Muspida Tangerang Tanam Palawija

0
34

9NEWS – Pemerintahan Kabupaten Tangerang Dalam rangka meningkatkan produksi pertanian di masa Pandemi Covid-19, Komando Distrik Militer ( Kodim ) 0510/ Tigaraksa Korem 052/ Wijayakrama melalui Komando Rayon Militer ( Koramil ) 06/ Tigaraksa bersama Pemerintah Desa, Kelompok Tani dan Masyarakat Desa Sodong melaksanakan penanaman jagung dan cabe sebagai bentuk pemanfaatan lahan tidur milik PT Mega Property Group ( MPG ) yang ada di samping Gardu Induk PLN Desa Sodong Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, Kamis (08/04/2021).

Sesuai Peraturan Menteri Pertanian nomor 43Permentan/OT.010/8/2015 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kementerian Pertanian, Badan Ketahanan Pangan mempunyai Tugas menyelengarakan koordinasi, perumusan dan pelaksanaan kebijakaan di bidang peningkatan diversifikasi dan pemantapan ketahanan pangan.

Kegiatan penanaman yang akan di selengarakan Jumat (9/04/2021) turut mengundang Gubernur Banten, Kadis Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Banten, Bupati Tangerang, Ketua DPRD Kabupaten Tangerang, Kapolresta Kabupaten Tangerang, Dandim 0510/Tigaraksa, Kadis Pertanian dan Ketahanan Pangan Kab. Tangerang, Kadis Pemuda, Olahraga, kebudayaan dan Pariwisata Kab. Tangerang.

Danramil 06/Tigaraksa Kapten Inf Boedi Noeryanto mengatakan, di masa pandemi ini kebutuhan akan bahan pokok adalah kewajiban, sehingga TNI AD khususnya Koramil 06/Tigaraksa melihat dari sisi pertahanan, harus terpenuhinya kebutuhan pokok terlebih dahulu.

Ini sebagai wujud kita mendukung Pemerintah Daerah dalam menyukseskan program ketahanan pangan. Kita mau memberikan contoh kepada masyarakat yaitu dengan penanaman bahan pokok salah satunya jagung dan cabe. Besok Insyaa Allah kita bisa menanam perdana jagung dan cabe diatas lahan dengan luas sampai 15 hektar,” kata Kapten Inf. Boedi Noeryanto

Boedi berharap, untuk besok penanaman perdana yang kami kasih nama “Argowisata Ketahanan Pangan Nasional“, memenuhi kebutuhan pangan, sehingga ketahanan pangan di Kabupaten Tangerang tetap terjaga. Program tersebut juga diharapkan dapat mendorong dan membangkitkan semangat warga/ masyarakat agar lebih kreatif dalam memanfaatkan lahan tidur diolah menjadi lahan produktif.

Sebagaimana diketahui bersama, akibat dampak pandemi Covid-19, tidak hanya menyerang kesehatan, namun juga perekonomian dunia termasuk di Indonesia sampai ke wilayah kita. Untuk itu, masyarakat harus bisa manfaatkan berbagai sumber daya yang ada baik alam maupun manusia. Mari kita sama – sama berdoa dan berusaha untuk disiplin dan Mematuhi Protokol Kesehatan 5 M, agar covid-19 segera berlalu,”  Pungkasnya. (DAN)


BAGIKAN BERITA :