Pasca Ditangkap Narkoba, Saham Gurita Bisnis Ardie Bakrie Ternyata Jeblok

0
15

9NEWS- Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie ditangkap polisi karena pakai narkoba. Penyanyi sekaligus aktivis sosial Melanie Subono minta polisi tidak lepaskan Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie. Keluarga konglomerat itu ditangkap polisi karena narkoba.

Nia Ramadhani ditangkap polisi bersama suaminya di kawasan Pondok Indah, Jakarta Selatan. Di Twitter, Melanie Subono berharap polisi tidak memberikan keistimewaan terhadap Nia Ramadhan dan suami.

“Awas ya kalau giliran ini, sore apa esok boleh mulih (pulang),” twit Melanie Subono, yang meretwit sebuah berita dari media online tentang kasus narkoba Nia Ramadhani dan Ardie Bakrie.

Sementara itu, kondisi saham gurita bisnis Ardi Bakrie, suami Nia Ramadhani yang ditangkap polisi karena narkoba ternyata sahamnya sudah tidak bisa diperdagangkan karena berharga rendah.

Ardi Bakrie memiliki kerajaan bisnis di dalam naungan Bakrie Group mulai dari media, telekomunikasi, energi hingga pertambangan.
Hampir semua perusahaannya pun telah dicatatkan di Bursa Efek Indonesia (BEI).

PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR) sahamnya memang sudah lama berada di level gocap, sehingga tidak ada transaksi yang begitu signifikan.
PT Intermedia Capital Tbk (MDIA) dimana sahamnya turun 1,61 poin ke Rp 61 per lembar saham.
PT Bakrie Telecom Tbk (BTEL) merupakan saham gocapan sehingga tidak ada transaksi yang signifikan.
PT Darma Henwa Tbk (DEWA) merupakan saham gocapan sehingga tidak ada transaksi yang signifikan.
PT Bakrieland Development Tbk (ELTY) juga merupakan saham gocapan sehingga tidak ada transaksi yang signifikan.
PT Bumi Resources Tbk. (BUMI) sahamnya berada di posisi Rp 59 per lembar saham sama dengan kemarin, setelah sempat naik 1 poin ke Rp 60.
PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) di bidang pertambangan mineral, sahamnya stagnan di level Rp 107 per lembar saham.
PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) sahamnya naik 1 poin menjadi Rp 122.
PT Bakrie Sumatera Plantations Tbk. (UNSP) turun 3 poin atau 2,7 persen menjadi Rp 108.
Induk tvOne, PT Visi Media Asia Tbk (VIVA) juga berada pada level gocap tepatnya Rp 57 per lembar saham. Pergerakan saham VIVA sedikit mengalami penurunan dengan rentang Rp 56-58 per lembar saham.

Polisi Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus membenarkan kabar penangkapan pasangan artis dan juga pengusaha tersebut.

Keduanya ditangkap di kawasan Pondok Indah, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan pada Rabu kemarin. Diduga, keduanya ditangkap karena mengonsumsi narkoba jenis sabu.

Sementara itu soal Nia Ramadhani ditangkap, asisten pribadi Nia mengaku tak tahu lantaran sedang berada di luar kota untuk pemotretan.

“Aku lagi ada diluar kota, lagi prewedding di Sumba. Sinyal antara ada dan tiada. Tapi tadi aku juga sempat ngobrol sama anaknya juga,” ujar asisten pribadi Nia Ramadhani, Theresa Wienathan, dikutip dari Hops.id, Kamis (08/07/2021).

Terkait kabar penangkapan tersebut, Theresa meragukannya. Sebab, saat ngobrol di telepon bersama Nia dan anaknya, Nia tampak baik-baik saja. “Nia, fine-fine aja kok, nggak ada masalah apapun. Saya barusan teleponan sama dia dan anaknya lagi di rumah,” ujar Theresa.

Pihaknya juga mengungkap percakapan itu terjadi saat Nia Ramadhani berada di rumah mereka di Menteng. Sebab Nia disebut sering di rumah selama pelaksanaaan PPKM Darurat. “Kondisi pandemi begini, Nia kebanyakan di rumah saja, paling main sama anak-anaknya dan keluarga yang lain,” imbuh Theresa.(RED)


BAGIKAN BERITA :