100 Ribu Vaksin Untuk Siswa Sekolah di Kabupaten Tangerang

0
55
Bupati Tangerang, Ahmed Zaki meninjau pelaksanaan Vaksinasi di Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 2 Tigaraksa
Bupati Tangerang, Ahmed Zaki meninjau pelaksanaan Vaksinasi di Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 2 Tigaraksa

9NEWS – Bupati Tangerang, Ahmed Zaki Iskandar telah menyiapkan 100 ribu vaksin bagi siswa sekolah dengan usia 12 – 17 tahun.

Bupati Tangerang juga meninjau pelaksanaan Vaksinasi di Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 2 Tigaraksa. Hal tersebut untuk mendapatkan ketahanan sekolah agar siswa/siswi dapat melakukan belajar tatap muka.

Vaksinasi dilakukan sebanyak 160 siswa/siswi SMP, SMA Sederajat di wilayah Kabupaten Tangerang, yang dilaksanakan oleh Dinas Kesehatan beekerja sama dengan PGRI dan juga Sekolah yang ada di Kabupaten Tangerang. Senin, (19/07/2021).

Dalam tinjauannya, Bupati Tangerang mengatakan, saat ini simulasi vaksinasi untuk siswa/siswi sudah sesuai dengan standar, para siswa yang divaksin tidak kepanasan dan alurnya pun sudah memenuhi protokol kesehatan.

Kami menargetkan vaksinasi usia12 tahun hingga 17 tahun keatas dapat dilaksanakan di Kabupaten Tangerang,” kata Bupati Zaki.

Bupati memastikan stok vaksinnya dan sudah meminta kepada Dinas Kesehatan Provinsi Banten, juga Kementrian Kesehatan agar mengalokasikan vaksinnya di dalam jumlah besar.

Kuota yang sekarang ini kita akan habiskan sebanyak 100 ribu dosis vaksin, yang akan dilakukan kurun waktu lima sampai enam hari,“ujarnya.

Sementara Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten, Tangerang Saifullah menambahkan, total siswa yang ada di Kabupaten Tangerang kelas l hingga kelas IX sekitar 214 ribu, namun kelas 6 atau usia 12-17 tahun hanya mencapai 100 ribuan.

Hari ini total siswa/siswi yang mendapatkan dosis vaksin sebanyak 681 orang, diantaranya SD, SMP, SMA, SMK dan MAN, saat ini sudah tercatat vaksinasi sekitar 116 orang gelombang pertama pukul 09.00, disiapkan jadwal setiap jam,” ujar Saefullah.

Sudah divaksin, enggak sakit, hanya linu sebentar terus lebih enakan, biar cepat masuk sekolah,” ujar Syifa, senang memakai seragam sekolah agar ke depannya belajar tatap muka diberlakukan. ( DAN )


BAGIKAN BERITA :